• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Kiprah KH. Rd. Amin Muhyiedin Ketua Dewan Penasihat PM GATRA Support Pemekaran Via Jalur NU

img

Menulis.jpg

KH. Rd. Amin Muhyiedin termasuk salahsatu tokoh penting dalam memperjuangan pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Garut Utara. Beliau selain menjabat sebagai Ketua Dewan Penasehat Paguyuban Masyarakat Garut Utara (PM GATRA), juga sebagai Rois Syuriah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Garut. Kiprahnya sebagai Dewan Penasihat, beliau  selalu memberikan nasihat dan wejangan tentang arah dan langkah yang dilakukan agar tujuan tercapai dengan baik. Seperti di Pontren As-Sa'adah Limbangan memutuskan rempugan mengenai rencana Deklarasi Pemekaran Daerah Kabupaten Garut Utara, yakni di Komplek Pemakaman Sunan Cipancar Balubur Limbangan yang dihadiri oleh 5000 peserta.

Berikut ini sekilas tentang beberapa aspek dan peranserta dari kiprah  KH. Rd. Amin Muhyiedin dalam memperjuangkan pemekaran Kabupaten Garut Utara:

Kiprah KH. Rd. Amin Muhyiedin Ketua Dewan Penasihat PM GATRA Support Pemekaran Via Jalur NU KH. Rd. Amin Muhyiedin

Perjuangan untuk Pemekaran Kabupaten Garut Utara

Advokasi dan Dukungan dari Tokoh Masyarakat Limbangan KH. Amin Muhyiedin yang selalu aktif dalam mengadvokasi pemekaran Kabupaten Garut Utara, yang telah menjadi aspirasi masyarakat setempat. Beliau berperan dalam mengorganisir dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan untuk memperkuat tuntutan pemekaran Kabupaten Garut Utara.

Kepemimpinan di PCNU Kabupaten Garut

Sebagai Ketua Rois Syuriah PCNU Kabupaten Garut, KH. Amin Muhyiedin memiliki pengaruh yang besar dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemekaran. Dalam kapasitasnya, beliau mengajak anggota NU untuk mendukung pemekaran sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan publik dan pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat.

Konsolidasi dan Rapat Koordinasi

KH. Amin Muhyiedin yang lebih terkenal dengan sebutan Ceng Mimin, Beliau sering terlibat dalam rapat-rapat koordinasi yang membahas rencana pemekaran. Dalam forum-forum tersebut, beliau menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan di antara masyarakat Garut Utara untuk mencapai tujuan bersama. Beliau juga mendorong masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam proses ini, baik melalui dialog maupun aksi nyata.

Pendidikan dan Kesadaran Sosial

KH. Amin Muhyiedin juga berperan dalam meningkatkan kesadaran sosial di kalangan masyarakat tentang manfaat pemekaran. Melalui berbagai kegiatan pengajian dan diskusi, beliau menjelaskan bagaimana pemekaran dapat membawa perubahan positif dalam hal pembangunan infrastruktur, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Sinergi dengan Pemerintahan Kabupaten Garut

Dalam perjuangannya, Ceng Mimin selalu berusaha menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan provinsi untuk mendapatkan dukungan terhadap pemekaran. Beliau percaya bahwa dengan dukungan yang kuat dari pemerintah, aspirasi masyarakat Garut Utara untuk memiliki Kabupaten sendiri sebagai daerah otonomi baru dapat segera terwujud.

Dengan dedikasi dan komitmennya, KH. Rd. Amin Muhyiedin terus berupaya untuk memperjuangkan pemekaran Kabupaten Garut Utara, yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup di daerah tersebut.

© Copyright 2024 - Media Online Supergatra.com Suara Pembaharuan Garut Utara
Added Successfully

Type above and press Enter to search.