• Default Language
  • Arabic
  • Basque
  • Bengali
  • Bulgaria
  • Catalan
  • Croatian
  • Czech
  • Chinese
  • Danish
  • Dutch
  • English (UK)
  • English (US)
  • Estonian
  • Filipino
  • Finnish
  • French
  • German
  • Greek
  • Hindi
  • Hungarian
  • Icelandic
  • Indonesian
  • Italian
  • Japanese
  • Kannada
  • Korean
  • Latvian
  • Lithuanian
  • Malay
  • Norwegian
  • Polish
  • Portugal
  • Romanian
  • Russian
  • Serbian
  • Taiwan
  • Slovak
  • Slovenian
  • liish
  • Swahili
  • Swedish
  • Tamil
  • Thailand
  • Ukrainian
  • Urdu
  • Vietnamese
  • Welsh
Hari

Your cart

Price
SUBTOTAL:
Rp.0

Ketua KPP GATRA: Bedah Rutilahu Ma Tarsyah, Nenek Tua yang Hidup Sebatang Kara

img

Mengabarkan Polos.jpg

Lika-liku kehidupan manusia di dunia tidak ada yang bisa memprediksi. Suka duka, senang susah, bahagia dan menderita, semua itu mungkin dialami oleh setiap orang. Seperti yang dialami oleh Ma Tarsyah, seorang wanita yang sudah memasuki usia lanjut (73 tahun). Dari pernikahannya, ia tidak memiliki keturunan. Kini, nenek tua renta itu hidup sebatang kara dan menempati rumah yang tidak layak huni. Atap rumahnya bocor, membuatnya kepanasan saat panas dan kehujanan saat hujan.

Melihat realita kehidupan Ma Tarsyah yang begitu memprihatinkan, salah seorang warga Garut tergugah jiwanya dan langsung membuat konten melalui Medsos (Tiktok). Ia mencoba untuk mengetuk hati warga masyarakat yang ada di Kabupaten Garut agar peduli kepadanya dan membantu meringankannya. 

Akhirnya setelah kontensnya viral dan berhasil mengetuk para hati dermawan salahsatunya H. Isep Basir Ketua KPP GATRA (Komite Persiapan Pemerintahan Garut Utara) begitu tahu tentang keadaan Ma Tarsyah di Group WA, beliau walaupun dalam keadaan masih sakit langsung meninjau ke tempat Ma Tarsyah di   Kampung Cilanjung, RT 01, RW 09, Desa Cipareuan, Kecamatan Cibiuk. Kemudian setelah bercerita sebentar, beliau langsung menyuruh beberapa orang dan menunjuk kepada Aas Ahmad Syafii, salah seorang Pengurus KPP GATRA yang tinggal di Cibiuk untuk segera melakukan perobohan dan pembangunan rumah Nenek tua renta yang hidupnya seorang diri.

a0874365-36a8-4483-9ef0-3d157d811c56.jpgMa Tarsyah

Ketika ditemui di rumah tetangga dekatnya, Sabtu, 29 November 2025, Ma Tarsyah bercerita tentang lika liku kehidupannya, "Ema sekarang hidup sendirian, tinggal dirumah sendiri, tidak punya anak, tapi alhamdulillah ada tetangga yang baik, kalau dulu waktu orang-orang mau ziarah ke makam Syekh Muhammad Ja'far Sidiq, suka melewati rumah dan Ema buka warung, Alhamdulillah ramai dan bisa menutupi kebutuhan keluarga, namun setelah pintu masuknya di pindah, keadaan berubah drastis sehingga sepi dan tidak ada yang membeli seperti keadaan sekarang," tuturnya. 

"Hatur nuhun pisan ka H. Isep Basir dan semua warga anu parantos ngabantos ngerehab bumi Ema, mudah-mudahan kasaeana dibales ku Allah SWT kunu langkung sae," ucapnya penuh haru.

e8c68a3a-0861-4cac-8926-1723af50ee2f.jpgRutilahu Ma Tarsyah pada saat di rubuhkan

Sementara itu Ahmad Syafi selaku Penanggung Jawab pelaksana Bedah Rumah Ma Tarsyah, ketika dihubungi, ia menyampaikan, waktu awal perobohan rumah milik Ma Tarsyah yang sudah tidak layak huni sampai dengan sekarang sudah berjalan sekitar 2 minggu lebih. "Alhamdulillah, pembangunan rumah tersebut sudah mencapai sekitar 65%, tinggal 35%nya, yaitu pemasangan plafond, plesteran, pemasangan kloset/kamar mandi, pengacian, dan pengecatan," ujarnya.

abbc217b-56da-415d-8ea3-1f62cedfcc11.jpgRumah Ma Tarsyah sudah di bangun sekitar 65%

"Alhamdulillah pembangunan rumah sudah berjalan hampir 65%, tinggal sisanya finishing plesteran, plafon, kamar mandi closet & safety tank dan pengecatan, untuk itu kami mengucapkan terimakasih kepada warga yang ada di Kp. Cilayung yang telah bergotong royong membangun rumah dari awal pembongkaran/perobohan rumah sampai dengan sekarang dapat berjalan dengan lancar, semoga dibalas oleh Allah SWT yang maha Kaya dan maha Kuasa dengan yang lebih baik, tidak lupa kami sampaikan Jazakumullah Khairan Katsiran kepada para Donatur, Bapak H. Isep Basir, Group BBM dan yang tidak bisa disebutkan namanya, semoga amal shodaqohnya menjadi bagian dari deposito di akhirat nanti," pungkas Aas Ahmad Syafii. (AS).

© Copyright 2024 - Media Online Supergatra.com Suara Pembaharuan Garut Utara
Added Successfully

Type above and press Enter to search.